Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk. Solusinya, ya upayakan agar penyakit ini disembuhkan dulu.
2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar menurun atau kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.
3. Diabetes atau Sakit Gula
Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu, bahkan di saat melakukan aktivitas penting seperti saat bekerja.
4. Dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
Salah satu tanda seseorang kekurangan cairan tubuh adalah elelahan dan rasa kantuk. Jika ini terjadi segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.
5. Depresi
Depresi bukan hanya gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi. Namun juga bisa terjadi hal yang sebaliknya yaitu kesulitan tidur pada orang yang depresi.
6. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan